Pratinjau PDF — 16 halaman
Sampul Perkembangan Ekspor dan Impor Banten Juni 2026
Industri & Perdagangan

Perkembangan Ekspor dan Impor Banten Juni 2026

Publikasi ini berisi perkembangan ekspor dan impor di Banten Juni 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS)

Penerbit

Badan Pusat Statistik (BPS)

Tahun
2026
Halaman
16
Format
pdf
Bahasa
indonesia
Tanggal Terbit
13 Agustus 2026

Bagikan:

A. Perkembangan Ekspor

  • Nilai ekspor Banten Januari–Juni 2026 mencapai US$6.436,16 juta atau naik 1,62 persen dibanding periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor migas Januari-Juni 2026 mencapai US$153,19 juta atau naik 297,48 persen. Sementara itu, nilai ekspor nonmigas Januari-Juni 2026 turun 0,19 persen menjadi US$6.282,97 juta.
  • Nilai ekspor Banten Juni 2026 mencapai US$1.056,98 juta atau turun 0,94 persen dibanding ekspor Juni 2025. Ekspor nonmigas Juni 2026 mencapai US$1.032,48 juta atau mengalami penurunan sebesar 2,18 persen dibandingkan Juni 2025.
  • Dari 10 (sepuluh) komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar Januari–Juni 2026, komoditas yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah tembaga (HS 74), sebesar 42,10 persen, atau meningkat senilai US$176,86 juta. Sebaliknya, komoditas yang mengalami penurunan persentase terbesar adalah kakao/coklat (HS 18), turun sebesar 38,25 persen atau penurunan senilai US$210,86 juta.
  • Ekspor nonmigas Januari-Juni 2026 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$978,52 juta, disusul Amerika Serikat US$748,25 juta, dan India
    US$447,91 juta, dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,61 persen. Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar US$1.647,98 juta dan US$719,19 juta.
  • Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan serta hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan Januari–Juni 2026 turun masing-masing 0,29 persen dan 17,67 persen dibanding periode yang sama tahun 2025. Sebaliknya, ekspor pertambangan dan lainnya naik 52,17 persen.
  • Menurut pelabuhan muat barang, ekspor Banten terbesar pada Januari–Juni 2026 melalui pelabuhan Tanjung Priok dengan nilai US$4.947,37 juta (76,87 persen), diikuti Merak US$457,67 juta (7,11 persen) dan Cigading US$423,50 juta (6,58 persen).

B. Perkembangan Impor

  • Nilai impor Banten Januari-Juni 2026 mencapai US$21.953,33 juta, naik 14,87 persen dibandingkan Januari-Juni 2025. Impor nonmigas naik
    9,09 persen menjadi US$17.863,95 juta dan impor migas naik 49,47 persen menjadi US$4.089,38  juta.
  • Nilai impor Banten Juni 2026 mencapai US$3.625,05 juta, naik 38,76 persen dibandingkan Juni 2025. Kenaikan disebabkan oleh naiknya nilai impor migas sebesar 91,94 persen menjadi US$760,42 juta dan naiknya nilai impor nonmigas sebesar 29,26 persen menjadi US$2.864,63 juta.
  • Dari 10 (sepuluh) golongan barang utama nonmigas Januari-Juni 2026, golongan mesin-mesin/pesawat mekanik (HS 84) mengalami peningkatan persentase tertinggi sebesar 73,49 persen atau naik senilai US$1.442,44 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sebaliknya, golongan bahan kimia organik (HS 29) mengalami penurunan persentase 25,52 persen atau turun senilai US$341,61 juta.
  • Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari-Juni 2026 adalah Tiongkok US$4.480,47 juta (25,08 persen), Australia US$2.353,77 juta (13,18 persen), dan Singapura US$1.767,85 juta (9,90 persen). Nilai impor nonmigas dari ASEAN US$3.476,67 juta (19,46 persen).
  • Selama Januari-Juni 2026, nilai impor bahan baku/penolong naik 10,30 persen menjadi US$14.371,56 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Demikian pula barang konsumsi dan barang modal naik 31,69 persen dan 22,92 persen menjadi US$1.583,95 juta dan US$5.997,83 juta.
Lupa Sandi?