Pratinjau PDF — 16 halaman
Sampul Perkembangan Ekspor dan Impor di Banten Mei 2026
Industri & Perdagangan

Perkembangan Ekspor dan Impor di Banten Mei 2026

Simak perkembangan ekspor dan impor di Banten per Mei 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS)

Penerbit

Badan Pusat Statistik (BPS)

Tahun
2026
Halaman
16
Format
pdf
Bahasa
indonesia
Tanggal Terbit
27 Juli 2026

Bagikan:

A. Perkembangan Ekspor

  • Nilai ekspor Banten Januari-Mei 2026 mencapai US$5.379,19 juta atau naik 2,13 persen dibanding periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor migas Januari-Mei 2026 mencapai US$128,69 juta atau naik 375,40 persen dan nilai ekspor nonmigas Januari-Mei 2026 naik 0,21 persen menjadi US$5.250,50 juta.
  • Nilai ekspor Banten Mei 2026 mencapai US$1.122,65 juta atau naik 0,19 persen dibanding ekspor Mei 2025. Ekspor nonmigas Mei 2026 mencapai US$1.096,00 juta atau mengalami penurunan sebesar 1,70 persen dibandingkan Mei 2025.
  • Dari 10 (sepuluh) komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar Januari-Mei 2026, komoditas yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah bahan kimia organik (HS 29), sebesar 45,88 persen, atau meningkat senilai US$146,70 juta. Sebaliknya, komoditas yang mengalami penurunan persentase terbesar adalah kakao/coklat (HS 18), turun sebesar 38,69 persen atau penurunan senilai US$191,28 juta.
  • Ekspor nonmigas Januari-Mei 2026 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$791,24 juta, disusul Amerika Serikat US$619,27 juta, dan India US$382,01 juta, dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,14 persen. Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar US$1.388,12 juta dan US$644,80 juta.
  • Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari-Mei 2026 naik 0,26 persen dibanding periode yang sama tahun 2025, demikian pula ekspor pertambangan dan lainnya naik 50,29 persen. Sementara itu, hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan turun 21,63 persen.
  • Menurut pelabuhan muat barang, ekspor Banten terbesar pada Januari-Mei 2026 melalui pelabuhan Tanjung Priok dengan nilai US$4.094,29 juta (76,12 persen), diikuti Cigading US$400,33 juta (7,43 persen) dan Merak US$390,45 juta (7,26 persen).

B. Perkembangan Impor

  • Nilai impor Banten Januari-Mei 2026 mencapai US$18.328,28 juta, naik 11,09 persen dibandingkan Januari-Mei 2025. Impor nonmigas naik 5,93 persen menjadi US$14.999,32 juta dan impor migas naik 42,28 persen menjadi US$ 3.328,96 juta.
  • Nilai impor Banten Mei 2026 mencapai US$3.401,24 juta, naik 1,18 persen dibandingkan Mei 2025. Kenaikan disebabkan oleh naiknya nilai impor migas sebesar 79,27 persen menjadi US$892,39 juta.
  • Dari 10 (sepuluh) golongan barang utama nonmigas Januari-Mei 2026, golongan mesin-mesin/pesawat mekanik (HS 84) mengalami peningkatan persentase tertinggi sebesar 74,78 persen atau naik senilai US$1.232,87 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sebaliknya, golongan perhiasan/permata (HS 71) mengalami penurunan senilai US$496,03 juta (21,57 persen).
  • Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari-Mei 2026 adalah Tiongkok US$3.551,47 juta (23,68 persen), Australia US$2.202,10 juta (14,68 persen), dan Singapura US$1.592,03 juta (10,60 persen). Nilai impor nonmigas dari ASEAN US$3.017,18 juta (20,12 persen).
  • Selama Januari-Mei 2026, nilai impor bahan baku/penolong naik 6,49 persen menjadi US$11.993,70 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Demikian pula barang konsumsi dan barang modal naik 31,54 persen dan 18,47 persen menjadi US$1.318,44 juta dan US$5.016,14 juta.
Lupa Sandi?