A. Perkembangan Ekspor
- Nilai ekspor Banten Januari-Mei 2026 mencapai US$5.379,19 juta atau naik 2,13 persen dibanding periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor migas Januari-Mei 2026 mencapai US$128,69 juta atau naik 375,40 persen dan nilai ekspor nonmigas Januari-Mei 2026 naik 0,21 persen menjadi US$5.250,50 juta.
- Nilai ekspor Banten Mei 2026 mencapai US$1.122,65 juta atau naik 0,19 persen dibanding ekspor Mei 2025. Ekspor nonmigas Mei 2026 mencapai US$1.096,00 juta atau mengalami penurunan sebesar 1,70 persen dibandingkan Mei 2025.
- Dari 10 (sepuluh) komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar Januari-Mei 2026, komoditas yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah bahan kimia organik (HS 29), sebesar 45,88 persen, atau meningkat senilai US$146,70 juta. Sebaliknya, komoditas yang mengalami penurunan persentase terbesar adalah kakao/coklat (HS 18), turun sebesar 38,69 persen atau penurunan senilai US$191,28 juta.
- Ekspor nonmigas Januari-Mei 2026 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$791,24 juta, disusul Amerika Serikat US$619,27 juta, dan India US$382,01 juta, dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,14 persen. Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar US$1.388,12 juta dan US$644,80 juta.
- Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari-Mei 2026 naik 0,26 persen dibanding periode yang sama tahun 2025, demikian pula ekspor pertambangan dan lainnya naik 50,29 persen. Sementara itu, hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan turun 21,63 persen.
- Menurut pelabuhan muat barang, ekspor Banten terbesar pada Januari-Mei 2026 melalui pelabuhan Tanjung Priok dengan nilai US$4.094,29 juta (76,12 persen), diikuti Cigading US$400,33 juta (7,43 persen) dan Merak US$390,45 juta (7,26 persen).
B. Perkembangan Impor
- Nilai impor Banten Januari-Mei 2026 mencapai US$18.328,28 juta, naik 11,09 persen dibandingkan Januari-Mei 2025. Impor nonmigas naik 5,93 persen menjadi US$14.999,32 juta dan impor migas naik 42,28 persen menjadi US$ 3.328,96 juta.
- Nilai impor Banten Mei 2026 mencapai US$3.401,24 juta, naik 1,18 persen dibandingkan Mei 2025. Kenaikan disebabkan oleh naiknya nilai impor migas sebesar 79,27 persen menjadi US$892,39 juta.
- Dari 10 (sepuluh) golongan barang utama nonmigas Januari-Mei 2026, golongan mesin-mesin/pesawat mekanik (HS 84) mengalami peningkatan persentase tertinggi sebesar 74,78 persen atau naik senilai US$1.232,87 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sebaliknya, golongan perhiasan/permata (HS 71) mengalami penurunan senilai US$496,03 juta (21,57 persen).
- Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari-Mei 2026 adalah Tiongkok US$3.551,47 juta (23,68 persen), Australia US$2.202,10 juta (14,68 persen), dan Singapura US$1.592,03 juta (10,60 persen). Nilai impor nonmigas dari ASEAN US$3.017,18 juta (20,12 persen).
- Selama Januari-Mei 2026, nilai impor bahan baku/penolong naik 6,49 persen menjadi US$11.993,70 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Demikian pula barang konsumsi dan barang modal naik 31,54 persen dan 18,47 persen menjadi US$1.318,44 juta dan US$5.016,14 juta.