Stasiun Surabaya Pasar Turi menjadi simpul keberangkatan terbesar di Wilayah B DAOP VIII Surabaya pada Desember 2025 dengan 241.036 penumpang naik, jauh melampaui Stasiun Bojonegoro di posisi kedua dengan 54.159 penumpang.
Stasiun dengan jumlah penumpang naik paling sedikit dalam daftar ini adalah Stasiun Duduk di Gresik dengan 1.725 penumpang, menunjukkan adanya perbedaan besar antara stasiun utama perkotaan dan stasiun dengan cakupan layanan lebih terbatas.
Dominasi Surabaya Pasar Turi memperlihatkan peran kota Surabaya sebagai pusat perjalanan regional, sementara stasiun di Lamongan, Bojonegoro, dan Gresik menjadi penghubung mobilitas masyarakat dari wilayah sekitar.