Soto Betawi dikenal dengan kuahnya yang kaya rasa, umumnya memadukan santan atau susu dengan aneka rempah seperti pala, cengkih, dan kayu manis.
Nama “Soto Betawi” mulai populer sekitar dekade 1970-an, meski tradisi menikmati hidangan soto di Jakarta sudah berkembang jauh sebelumnya.
Keberagaman racikan Soto Betawi—mulai dari kuah santan, susu, hingga kombinasi keduanya—menunjukkan bagaimana satu hidangan tradisional dapat terus beradaptasi tanpa kehilangan identitas khasnya.