Perbedaan Gonggongan Anjing Versi Negara Asia Tenggara

Beberapa hewan memang memiliki perbedaan suara yang berbeda satu sama lainnya. Seperti halnya hewan anjing yang memiliki suara guk-guk. Namun, jika diperhatikan.

Perbedaan Gonggongan Anjing Versi Negara Asia Tenggara

Beberapa hewan memang memiliki perbedaan suara yang berbeda satu sama lainnya. Seperti halnya hewan anjing yang memiliki suara guk-guk. Namun, jika diperhatikan suara anjing memiliki suara khas yang berbeda di berbagai negara.

Di Indonesia sendiri, anjing biasa bersuara dengan menyalak "Guk-Guk", berbeda halnya dengan anjing di Brunei yang bersuara "Woof Woof".

Perbedaan suara hewan anjing di setiap negara disebabkan oleh perbedaan pada onomatope atau sistem bunyi bahasa. Onomatope berasal dari bahasa Yunani yang berarti kata atau sekelompok kata yang menirukan bunyi-bunyi dari sumber yang digambarkannya. Bunyi-bunyi yang dimaksud antara lain suara hewan dan suara lain yang bukan kesatuan kata, seperti suara orang tertawa.

Perbedaan bunyi onomatope pada hewan di setiap negara dapat terlihat dalam sistem fonologinya. Bidang ilmu fonologi menjelaskan sistem bunyi suatu bahasa dan perbedaan berbagai bunyi sehingga mampu membedakan makna. 

Artikel Sebelumnya Negara dengan Kasus Kebocoran Data Tertinggi di Dunia
Artikel Selanjutnya Kepercayaan akan Kehidupan setelah Kematian
Konten Terkait