Dua kota budaya di Jawa Tengah dan DIY, Kota Yogyakarta dan Kota Surakarta (Solo), memiliki kekuatan ekonomi yang menarik untuk dibandingkan.
Berdasarkan data PDRB per kapita atas dasar harga berlaku (ADHB) 2025, Kota Yogyakarta mencatat angka sebesar Rp140,6 juta per penduduk, sementara Kota Surakarta berada di angka Rp130,0 juta per penduduk.
Artinya, PDRB per kapita Kota Yogyakarta lebih tinggi sekitar Rp10,6 juta dibanding Kota Surakarta.
Meski demikian, PDRB per kapita merupakan gambaran rata-rata nilai ekonomi yang dihasilkan per penduduk, bukan secara langsung menggambarkan tingkat pendapatan setiap individu.