Kebijakan batas 50 liter per hari terasa realistis karena banyak mobil keluarga di Indonesia memang punya kapasitas tangki yang mendekati atau bahkan di bawah angka itu, jadi kebutuhan normal harian tetap aman terpenuhi.
Pengaturan seperti ini bukan cuma soal antrean SPBU, tapi juga membantu subsidi lebih merata agar stok tidak cepat terserap oleh pembelian berlebihan dalam waktu singkat.