Jika target 14.000 km dicapai pada 2045 dari jaringan sekitar 7.000 km saat ini, Indonesia perlu membangun atau mengaktifkan rata-rata ±350 km rel per tahun—hampir 1 km setiap hari.
Dengan estimasi anggaran Rp1.200 triliun, biaya kasarnya mencapai sekitar Rp171 miliar per kilometer, sehingga tantangannya bukan sekadar membuka rel lama, tetapi juga menyiapkan lahan, jembatan, persinyalan, stasiun, dan koneksi menuju pusat logistik.