Peristiwa Internasional

Selat Hormuz Ditutup, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Tutupnya Selat Hormuz—jalur 20% minyak dunia—berisiko menekan APBN dan inflasi Indonesia yang masih impor ±60% minyak, di tengah harga global naik 13,4%.

Daffa Shiddiq Al-Fajri Daffa Shiddiq Al-Fajri
4 Maret 2026 pukul 21.31 WIB
Selat Hormuz Ditutup, Apa Dampaknya Bagi Indonesia? - 1
Selat Hormuz Ditutup, Apa Dampaknya Bagi Indonesia? - 2
Selat Hormuz Ditutup, Apa Dampaknya Bagi Indonesia? - 3
Selat Hormuz Ditutup, Apa Dampaknya Bagi Indonesia? - 4
Selat Hormuz Ditutup, Apa Dampaknya Bagi Indonesia? - 5

Sekitar 20% pasokan minyak dunia (±20 juta barel/hari) dan hampir 20% LNG global melewati Selat Hormuz, menjadikannya salah satu jalur energi paling krusial di dunia.

Jika selat ini terganggu, dampaknya bisa terasa hingga Indonesia karena sekitar 60% kebutuhan minyak nasional masih berasal dari impor.

Kenaikan harga minyak global—yang sudah naik sekitar 13,4% dalam sebulan—berpotensi menekan APBN, inflasi, hingga daya beli masyarakat melalui efek berantai pada harga BBM dan pangan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?