Sekitar 20% pasokan minyak dunia (±20 juta barel/hari) dan hampir 20% LNG global melewati Selat Hormuz, menjadikannya salah satu jalur energi paling krusial di dunia.
Jika selat ini terganggu, dampaknya bisa terasa hingga Indonesia karena sekitar 60% kebutuhan minyak nasional masih berasal dari impor.
Kenaikan harga minyak global—yang sudah naik sekitar 13,4% dalam sebulan—berpotensi menekan APBN, inflasi, hingga daya beli masyarakat melalui efek berantai pada harga BBM dan pangan.