Indonesia memimpin panjang jalur kereta api fungsional di ASEAN pada 2026 dengan 8.260 km, jumlah yang bahkan lebih panjang daripada gabungan jaringan aktif Malaysia, Kamboja, Filipina, Laos, dan Singapura.
Jarak Indonesia dengan Thailand di posisi kedua juga sangat lebar, menunjukkan bahwa peta konektivitas rel di ASEAN masih sangat timpang dan terkonsentrasi di sedikit negara.
Negara dengan wilayah kecil seperti Singapura tetap masuk daftar, yang menunjukkan bahwa fungsi strategis jaringan kereta tidak selalu ditentukan oleh luas negara, tetapi juga oleh intensitas mobilitas dan perencanaan transportasi.