Peluncuran LD Philippines #1 di Surabaya menjadi penanda lanjutan kepercayaan Filipina pada industri kapal perang Indonesia, setelah sebelumnya dua kapal buatan PT PAL, BRP Tarlac dan BRP Davao del Sur, sudah lebih dulu beroperasi sejak 2016–2017.
Dengan panjang 124 meter, displacement 7.200 ton, daya jelajah 9.360 nautical miles, dan kapasitas hingga 680 personel, kapal ini bukan hanya alat angkut militer, tetapi juga bisa menjadi tulang punggung operasi logistik, evakuasi, hingga bantuan kemanusiaan di kawasan kepulauan.